Breaking News

News

Wednesday, January 28, 2015

Kunjungan Peninjauan Produk ‘Robanna’ Desa Produktif Rowosari Oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang


Kunjungan Peninjauan Produk ‘Robanna’ Desa Produktif Rowosari Oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang


             SEMARANG – Desa Produktif (Despro) Rowosari, Tembalang, tengah menerima kunjungan peninjauan produk Robanna (Rowosari Banana) oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang sebagai salah satu kegiatan desa binaan dalam divisi ekonomi penerima manfaat Beastudi Etos wilayah Semarang pada hari Jum’at (23/1) lalu. Kunjungan ini terkait dengan perijinan resmi untuk perdagangan produk Robanna dengan nomor PIRT yang sah untuk penjaminan mutu dan kualitas produk yang akan dipasarkan.

        Hal ini sudah direncanakan sejak lama terkait perijinan pemasaran produk. Despro sendiri dengan divisi ekonominya sudah berusaha memasukkan produk Robanna diberbagai toko dan pusat oleh-oleh makanan khas kota Semarang. Namun belum ada satupun yang berhasil dikarenakan kendala perijinan nomor PIRT yang belum ada. Sehingga keinginan besar untuk meresmikan terjaminnya mutu dan kualitas mendorong Etoser Semarang (para penerima manfaat Beastudi Etos wilayah Semarang) untuk terus berusaha mencari jalan keluar untuk bagaimana produk Robanna mampu bersaing dipasaran.

           Melalui tes uji coba kelayakan produk makanan, Robanna telah berhasil lolos di laboratorium Universitas Gadjah Mada (UGM) tahun 2014 lalu. Sehingga aman untuk dikonsumsi, hanya saja ijin seperti kelayakan halal melalui MUI atau BPOM belum terealisasi saat ini dikarenakan beberapa kendala. Mengingat ini adalah hasil produk olahan tangan (Home Industry) oleh Despro Rowosari yang tergabung dalam UMKM kota Semarang  maka ijin perdagangan dengan  nomor PIRT yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan kota Semarang sudah cukup mewakili.

         Kunjungan kali ini meninjau terkait kebersihan rumah produksi produk Robanna yang ada dikediaman ibu Prihariyanti selaku ketua kelompok UMKM yang diberi nama “Mekarsari” ini. Beralamat di RT 05 RW 03 Desa Rowosari Kelurahan Tembalang, Pihak Dinas Kesehatan mengecek seluruh ruangan tempat produksi serta alat dan bahan yang biasa digunakan saat kegiatan produksi. Dengan ditemani ibu-ibu setempat yang tergabung dalam kelompok UMKM Mekarsari, Bu Pri menjelaskan setiap detail produksi mulai dari pembelian bahan, proses memasak hingga pengemasan. 

          Beberapa kritik dan saran untuk pengembangan produk Robanna ini diberikan oleh pihak Dinas Kesehatan untuk perbaikan kedepannya. Mulai dari kebersihan tempat yang harus selalu terjaga, penggunaan masker dan sarung tangan bagi tenaga kerja yang memproduksi serta tak lupa proses pengemasan yang menarik sehingga mampu menarik minat pembeli. “Harapannya PIRT dapat turun dan produk dapat segera dipasarkan sehingga produksi Robanna dapat dilakukan secara rutin dan memenuhi target. Ditambah pengenalan produk yang belum terlalu dikenal masyarakat secara luas. Untuk itu UMKM Mekarsari dapat lebih maju dan produktif”, papar Bu Pri dengan antusias. (tih).

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates