Breaking News

News

Monday, June 12, 2017

Perpustakaan di Rowosari kurang memadai

Perpustakaan merupakan tempat atau gudang penyimpanan koleksi buku yang funsinya tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai sumber informasi untuk memperoleh pengetahuan dan sebagai sarana hiburan mura meriah yang berwawasan pendidikan. Perpustakaan sendiri disediakan sebagai media untuk menunjang minat baca bagi masyarakat yang bertujuan mencerdaskan bangsa.
Menurut keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 3 Tahun 2001, tentang Perpustakaan Desa/ Kelurahan, Menimbang: a. bahwa dalam rangka mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat, serta menunjang pelaksanaan pendidikan nasional, perlu dikembangkan salah satu sumber belajar bagi masyarakat dalam bentuk Perpustakaan Desa/ Kelurahan; b. bahwa penyelenggaraan Perpustakaan Desa/ Kelurahan sebagaiman dimaksud pada huruf a, perlu ditetapkan dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah.
Pada keputusan diatas, bahwasanya perpustakaan perlu diadakan di desa, untuk atau sebagai sarana mencerdaskan warganya dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dalam pentingnya membaca. Namun kenyataannya, tidak semua desa memiliki perpustakaan desa, kalaupun ada fasilitas yang dimiliki kurang memadai, di Rowosari contohnya.
Perpustakaan yang ada di Rowosari adalah perpustakaan yang didirikan oleh Beastudi Etos Semarang. Perpustakaan ini didirikan pada tahun 2013, dengan koleksi buku sekitar 300-an. Buku-buku merupakan hasil sumbangan dari mahasiswa dan sponsor. Koleksi buku terbilang masih sedikit dan kurang bervariasi. Koleksi terbanyak adalah buku-buku sekolah, sedangkan buku-buku umu jumlahnya sangat terbatas. Tidak hanya itu, kondisi buku-buku pun kurang terawat, sehingga tidak sedikit yang rusak.
Dengan sarana dan prasana yang kurang memadai tersebut, membuat masyarakat merasa tidak nyaman berlama-lama membaca diperpustakaan, bahkan enggan untuk mengunjungi perpustakaan. Akibatnya minat baca masyarakat Rowosari menjadi rendah.
Harapannya ini menjadi perhatian pemerintah, untuk membenahi saran dan prasarana perpustakaan desa. Dengan sarana dan prasarana yang memadai akan membuat masyarakat tertarik untuk mengunjungi perpustakaan dan nyaman berlama-lama membaca di sana, sehingga fungsi perpustakaan sebagai media untuk menunjang minat baca bagi masyarakat yang bertujuan mencerdaskan bangsa dapat terwujud.

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates