Breaking News

News

Saturday, June 10, 2017

Rendahnya Minat Baca Masyarakat Rowosari

Hasil gambar untuk rendahnya membaca 
Membaca merupakan aktivitas yang tidak asing  bagi masyarakat. Bahkan kegiatan membaca sudah diperkenalkan sejak usia dini. Dengan membaca, kemampuan berfikir manusia akan semakin terasah dan berkembang, ilmu pengetahuan pun akan bertambah dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, karena itu membaca menjadi sebuah kebutuhan manusia. 
Kegiatan membaca yang terlihat mudah, ternyata tidak semua orang merasa nyaman dengan kegiatan tersebut khususnya pada kalangan masyarakat desa Rowosari. Banyak masyarakat Rowosari yang malas membaca, bahkan masih ada beberapa diantaranya yang tidak bisa membaca. Kenyataan tersebut semakin memprihatinkan, tidak hanya para orang tua tetapi anak-anak dan remaja juga merasa malas untuk membaca. Mereka menganggap membaca adalah kegiatan yang membosankan.
Minimnya Minat baca masyarakat akan berpengaruh pada kualitas sumber daya manusia dan kualitas diri yang rendah. Dengan kualitas diri yang rendah akan mengakibatkan masyarakat sulit bersaing pada dunia yang semakin global seperti saat ini.
Banyak hal yang menjadi faktor penyebab rendahnya semangat dan motivasi untuk membaca pada masyarakat Rowosari, yaitu berikut ini:

1. Lingkungan keluarga
Lingkungan keluarga tidak pernah membiasakan budaya membaca bagi anggota keluarga. Inilah sebabnya sedini mungkin sangat penting untuk membiasakan anak untuk membaca agar karakter ini tertanam hingga mereka dewasa kelak.

2. Lingkungan masyarakat
Lingkungan masyarakat masih sering memandang ganjil orang yang menghabiskan waktu dengan membaca, misalnya saat duduk di bus, saat mengantri atau sekedar duduk di taman kota sambil membaca. Tidak hanya dipandang aneh, kadang ada pula yang meremehkan atau mengatakan hal-hal yang negatif, sehingga yang bersangkutan merasa malu. Padahal orang-orang yang membaca di area publik seperti ini umum ditemui di negara-negara lain.
   
4. Perkembangan teknologi yang semakin  canggih
Kemajuan pesat teknologi selain membawa dampak positif dengan memudahkan pekerjaan manusia ternyata juga bisa membawa dampak negatif bila tidak digunakan, diawasi, dan dikendalikan dengan baik. Pengguna terbesar produk-produk berteknologi tinggi adalah para pemuda dan sayangnya mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan gadget-gadget canggih tersebut daripada membaca.

5. Kurang motivasi
Masih banyak masyarakat yang menganggap membaca adalah hal yang tak terlalu penting sehingga kurang mempunyai kesadaran serta motivasi untuk rajin membaca.

6. Sarana yang minim
Kurangnya Minat baca pada masyarakat bisa juga karena tidak ada atau kurangnya sarana untuk kegiatan tersebut, seperti kondisi perpustakaan yang masih lemah.

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Blogger Templates